Example 728x250

Terhenti Bertahun-Tahun, Pabrik Minyak Goreng BUMDes Marga Sakti Siap Beroperasi Melalui Kerja Sama Investor

Bengkulu Utara, InfoUtara.com — Warga Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang  Jaya Bengkulu Utara menaruh harapan besar setelah adanya langkah konkret pengelolaan pabrik pengolahan minyak goreng yang sempat mangkrak dalam waktu cukup lama. Pabrik yang dikelola BUMDes Desa Marga Sakti ini kini telah menjalin kerja sama dengan pihak investor untuk segera beroperasi.

Berdasarkan data yang disampaikan Ketua BUMDes Marga Sakti, Bapak Santoso total nilai hibah yang diterima dari Kementerian sebesar Rp2.488.294.600. Selain itu, Pemerintah Desa juga menyalurkan Dana Desa sebesar Rp396.700.000 khusus untuk pembangunan gedung dan kolam limbah pabrik.

Dana dari Kementerian tersebut tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga mencakup bantuan satu set peralatan mesin pengolahan CPO hingga minyak goreng siap kemas, termasuk biaya instalasi peralatan dan pelatihan sumber daya manusia pengelola.

Proses pembangunan gedung serta pengiriman peralatan dan mesin dilakukan secara bertahap. Kegiatan pembangunan sempat terhenti dalam kurun waktu tertentu akibat pandemi Covid-19, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali hingga bangunan dan peralatan terpasang seperti kondisi saat ini.

“Selama ini pabrik belum dapat beroperasi karena keterbatasan modal desa. Oleh karena itu, BUMDes dan Desa terus berupaya mencari dan menjalin kerja sama dengan investor agar pabrik dapat segera beroperasi dan memberi manfaat,” ungkap Ketua BUMDes Marga Sakti Bapak Santoso.

Langkah konkret tersebut baru saja terealisasi. Pada tanggal 12 Oktober 2026, BUMDes Marga Sakti resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan CV Surya Berkah Riau dalam acara BRIEF 2026. Kerja sama ini diharapkan menjadi solusi atas kendala modal yang selama ini menghambat jalannya produksi pabrik tersebut.

Warga berharap kerja sama ini benar-benar segera terealisasi ke tahap operasional, sehingga pabrik yang menelan investasi miliaran rupiah ini dapat berjalan, menyerap tenaga kerja lokal, dan meningkatkan pendapatan masyarakat serta keuangan desa di Marga Sakti.

(Laporan: Ramlan — InfoUtara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *