Example 728x250

Pandangan Fraksi DPRD: Bupati Arie Septia Tegaskan Langkah Inovatif Genjot Pendapatan Daerah

Bengkulu Utara Infoutara.com-Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., hadir langsung dan menyampaikan tanggapan penting dalam Rapat Paripurna Dewan yang digelar pada Senin, 6 Juli 2026, di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bengkulu Utara. Agenda utama sidang ini adalah penyampaian pandangan umum dari seluruh fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pajak dan Retribusi Daerah, sebuah kebijakan yang sangat krusial bagi keberlanjutan pembangunan daerah ke depan.

Rapat Paripurna berjalan lancar dan penuh semangat konstruktif, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP. Turut mendampingi pimpinan rapat yaitu para Wakil Ketua DPRD, seluruh anggota dewan dari berbagai fraksi, unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan betapa pentingnya pembahasan rancangan peraturan daerah tersebut bagi seluruh pemangku kepentingan di Bengkulu Utara.

Dalam pandangan yang disampaikan secara bergantian oleh masing-masing fraksi, seluruh unsur perwakilan rakyat memberikan catatan kritis sekaligus saran yang membangun untuk penyempurnaan draf peraturan tersebut. Secara garis besar, seluruh fraksi menekankan bahwa penyempurnaan aturan ini harus menjadi dasar hukum yang kokoh, jelas, dan adil untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini menjadi tulang punggung kemandirian keuangan daerah. Para anggota dewan juga meminta agar penyesuaian tarif serta tata cara pemungutan pajak dan retribusi disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini, tetap sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku secara nasional, dan yang paling penting — tidak memberatkan pelaku usaha kecil maupun warga berpenghasilan rendah yang merupakan mayoritas masyarakat di daerah ini.

Menyambut baik seluruh pandangan dan masukan yang disampaikan oleh para anggota dewan, Bupati Arie Septia Adinata menyatakan sikap yang sangat terbuka dan siap menindaklanjuti setiap saran yang diberikan. Ia secara jujur mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini memang sedang menghadapi tekanan yang cukup berat akibat berbagai perubahan dinamika ekonomi nasional maupun global yang berdampak langsung pada kemampuan keuangan daerah. Di tengah tantangan yang tidak ringan tersebut, pemerintah daerah bertekad kuat untuk tidak berdiam diri, melainkan mencari jalan keluar terbaik dengan cara-cara baru yang lebih kreatif, inovatif, dan tetap bertanggung jawab.

“Kemampuan keuangan daerah saat ini memang sedang mengalami tekanan akibat berbagai perubahan yang terjadi. Itulah sebabnya kami harus berpikir dan bertindak lebih kreatif dan inovatif. Kami berkomitmen penuh untuk menggali segala potensi pendapatan yang dimiliki daerah ini secara optimal, namun kami juga memastikan setiap langkah yang diambil tidak akan membebani masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan secara ekonomi,” tegas Bupati Arie Septia di hadapan seluruh peserta rapat.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama DPRD. Kedua belah pihak sepakat untuk menyempurnakan draf peraturan daerah ini secara bersama-sama melalui pembahasan yang mendalam, transparan, dan partisipatif. Dengan demikian, lahirlah sebuah aturan yang tidak hanya kuat secara hukum, tetapi juga adil, dapat dipertahankan keberlanjutannya, dan benar-benar mampu mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Bengkulu Utara.

(InfoUtara/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *